Tampilkan postingan dengan label SBY. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SBY. Tampilkan semua postingan

Selasa, 21 Mei 2013

SBY Untold Story (Bag II)


Genk Motor SBY Muda
1. eng ing eeng…kita bahas tentang SBY lagi ya..masa muda SBY di Akmil.. minggu lalu sudah kita bahas sebagian. Ini lanjutannya

2. Ini kisah SBY yang dijuluki Petruk oleh teman-temannya di Akmil >> SBY Untold Story

3. Dari kisah sebelumnya itu, kita jadi tahu bagaimana sayangnya SBY dengan @HeruLelono, Stafsus SBY saat ini. Heru itu adik Hery Tjahjana

4. Hery Tjahjana itu teman seangkatan SBY Akmil 73 yang juga teman satu kompak grup bersama Syamsul Maarif dan Heru Subagyo

5. Hery Tjahjana terakhir berpangkat Letjen TNI dan menjabat Wakasad hingga pensiun. Ketika pensiun dari TNI AD, SBY menawarkan banyak jabatan

6. Namun Hery tidak mau, dia lebih suka menikmati masa pensiunnya dengan berkebun. Merawat bunga dan memanen hasil kebunnya.

7. Berbeda dengan Syamsul Maarif “Si Tuyul” yang menjadi “mata-mata” dan tukang suit/siul ketika SBY “pacaran gelap” sama Kristiani, Putri Gub Akmil

8. Syamsul Maarif alias Si Tuyul alias Encung ini, selepas menjabat Aster TNI AD, dia menjabat sebagai Kepala BNPB hingga sekarang

9. Tentang SBY dan Syamsul ini juga ada kisah menarik. Saat itu mereka berdua masih berpangkat Lettu. Syamsul di Surabaya, SBY di Jakarta

10. SBY yang saat itu bertugas di Kostrad mengundang Syamsul Maarif. Setelah menjamu sahabat karibnya ini, malamnya SBY ajak Syamsul ke Monas

11. Ketika itu di kawasan Monas masih ada air mancur. Sambil duduk-duduk di Monas dan pandangi air mancur, Lettu SBY tiba-tiba menatap Syamsul serius

12. “Le (dari kata ‘Tole’ panggilan SBY terhadap Syamsul Maarif), kamu lihat Istana itu” kata SBY sambil menunjuk ke arah Istana Negara

13. Lettu Syamsul pun mengarahkan pandangan matanya ke Istana Negara. SBY lanjutkan ucapannya “Nanti, suatu saat, aku akan duduk di sana”

14. Lettu Syamsul Maarif terbengong mendengarkan ucapan SBY itu. Tapi dia percaya ucapan SBY itu mungkin bisa terwujud. SBY itu cerdas banget

15. Bagi teman-teman SBY, kecerdasan SBY itu memang sudah diakui. Dia lulusan terbaik di Akmil. Leader bagi teman-teman seangkatannya. Dijuluki Ki Lurah

16. Namun, selain membawa berkah, kecerdasan SBY ini juga membawa “musibah”. Fikiran dan gagasan-gagasannya yang jauh ke depan, mendatangkan kesulitan

17. SBY muda itu suka menulis. Kepada teman-temannya dia selalu mengatakan “Menulis itu mengasah batin dan fikiran, mewarnai abadi kehidupan”

18. Gara-gara pendapat dan gagasannya yang sering dituangkan SBY dalam tulisan, SBY akhirnya sering “dibantai” oleh para seniornya di TNI AD

19. Salah satu pendapat SBY yang melampaui jamannya dan menjadi sebab “kemarahan” para seniornya adalan mengenai “perang masa depan”

20. SBY berpendapat perang masa depan tergantung pada kekuatan Gatra Udara. TNI AU punya faktor strategis dan dominan. Sangat menentukan

21. SBY selalu memberikan argumentasi dan dasar atas pendapat/analisanya tersebut. Perang masa depan itu adanya “di udara bukan di darat”

22. Tentu saja pendapat SBY, perwira muda TNI AD itu mendapatkan kecaman dari senior-seniornya di TNI AD. Apalagi TNI AD saat itu sangat berkuasa di RI

23. Pada jaman Orba, TNI AD merupakan anak emas rejim Suharto. Pilar utama penopang kekuasaan Suharto. Sedangkan TNI AU & AL terpinggirkan

24. Pendapat SBY muda yang berdasarkan analisa akademis itu malah dituduh sebagai keberpihakannya pada TNI AU dan diragukan loyalitasnya di TNI AD

25. Bukan itu saja, SBY juga memperkaya analisanya dgn “perang udara lainnya” yakni mengenai peran strategis satelit, informasi dan opini

26. Penguatan alutsista TNI AU, penguasan teknologi, keharusan miliki Satelit, menguasai informasi dan opini dan seterusnya adalah “Gatra Udara” yang vital

27. itulah pendapat dan analisa SBY lebih 20 thn yang lalu. Pemikiran yang melampaui jamannya, namun kini terbukti semuanya

28. Termasuk ucapannya di Monas pada tahun 1976 itu. Saat SBY berpangkat Lettu dan menikah dengan Kristiani Herawati, gadis pujaannya itu

29. SBY muda adalah sosok yang jelas merancang cita-citanya. Cita-citanya tertinggi di dunia militer adalah jadi Kasad. Jenderal TNI AD bintang 4

30. Seorang lulusan terbaik Akmil haruslah bercita-cita raih posisi puncak sebagai Kepala Staf TNI AD (Kasad). Sayangnya SBY gagal raih impiannya itu

31. Tokoh yang “menggagalkan” mimpi SBY menjadi Kasad adalah Presiden Gus Dur. SBY ditunjuk menjadi Menteri Pertambangan Kabinet Reformasi

32. Sebagai prajurit TNI AD yang memiliki cita-cita menjadi Kasad TNI, penunjukan SBY sebagai Menteri oleh Gus Dur membuatnya sangat galau.

33. Saat itu SBY adalah Kasospol ABRI (Kepala Staf Sosia Politik), yang rencananya memang akan dihapus oleh Gus Dur sesuai amanat Reformasi

34. Namun, loyalitas SBY pada pimpinan cq Presiden Gus Dur sebagai Panglima Tertinggi ABRI harus diutamakan. SBY pun terima jabatan menteri itu

35. Meski demikian, cita-cita SBY raih jenderal bintang 4 akhirnya terwujud juga. Ketika Gus Dur jatuh, Mega naik jadi Presiden, SBY raih bintang 4

36. SBY ditunjuk Presiden Mega menjadi Menkopolhukam. Jabatan menteri yang mengkoordinasi jajaran TNI dan Polri dst. Otomatis bintangnya naik

37. Saat jadi Menko Polhukam itu, SBY sebenarnya ingin menarik si Tole alias Tuyul, alias Mayjend Syamsul Maarif jadi Sesmenko Polhukamnya

38. Namun sayang, ketika proses pengajuan Syamsul maarif jadi sesmenko tersebut sedang berlangsung, tiba-tiba terjadi “kebekuan” hub SBY - Megawati

39. Gara-gara statement Bapak Negara Taufik Kemas “ SBY seorang jenderal bintang 4 kok kayak anak kecil”, akhirnya SBY undur diri dari menteri

40. Ucapan Taufik Kemas itu akhirnya melambungkan nama SBY ke publik. SBY mendapatkan simpati rakyat. Dia buat Partai Demokrat dan jadi RI 1

41. Akhirnya ucapan SBY kepada Si Tole, 37 tahun yang lalu di Monas pun terwujud. SBY berada di Istana Negara. Bahkan untuk 2 periode

42. SBY yang dijuluki tema-teman 4 sekawannya sebagai Si Petruk pun menjadi Presiden. Sementara si Tuyul (Syamsul Maarif) saat ini tepat dibelakangnya

43. Syamsul Maarif kini “berkantor” di BNPB, tepat di belakang Istana Negara (Jl. Juanda Jakpus). Bagaimana dengan Bagong dan Gareng ?

44. Kisah Hery Tjahjana dan Heru Subagyo akan kita bahas dalam kultwit selanjutnya. Termasuk Heru Lelono, adik dari Sohib Tercinta SBY itu

45. Cukup sekian dulu yaaa…selamat Hari Kebangkitan Nasional. Terima kasih. MERDEKA !!!





Kamis, 16 Mei 2013

SBY Untold Story


sby muda
1. Eng ing jreeeeeenkkk !! Kita bahas tentang SBY muda...sebenarnya sih bukan semata-mata tentang SBY saja..ada tokoh lain yang juga kita bahas bersama

2. Tokoh itu adalah Mayjend TNI Purn. Syamsul Maarif. Mantan aster TNI dan Gub Akmil, sekarang Ka BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana)

3. Beberapa waktu yang lalu kami bertamu ke seorang senior. Diskusi banyak hal tentang nasib rakyat dan bangsa ini yang semakin jauh dari harapan

4. Ga tahu kenapa tiba-tiba sang senior itu cerita yang lucu-lucu tentang SBY dan teman karibnya semasa Akmil hingga saat ini.

5. Karena kisah itu sudah cukup lama, mohon maaf kalau ada kesalahan penulisan nama, waktu, tempat dst, Maklum aja ..kami gak pake nyatat-myatat.

6. Bermula dari pertanyaan senior itu kenapa SBY dan Istrinya, Bu Ani sensitif dengan berita-berita kawin cerai atau kawin lagi di kalangan pejabat2

7. Hal itu disebabkan karena, baik keluarga SBY ataupun keluarga Bu Ani, memiliki sejarah dan pengalaman memilukan. Mereka tidak mau terulang

8. Itu sebabnya SBY dan Bu Ani SBY sangat menjaga keutuhan keluarganya. Dia mengharapkan keluarganya yang harmonis dapat dijadikan teladan

9. SBY dan Bu Ani tahu bagaimana sakit dan menderitanya anggota keluarga jika terjadi pengkhianatan oleh kepala keluarga. Ini jangan sampai terjadi

10. SBY ketika jadi taruna di Akmil Magelang adalah pemuda yang cerdas, ganteng, santun, menarik. Jadi bintang di angkatan 73.

11. SBY punya grup kecil, teman-teman seangkatan yang sangat akrab. Jika para taruna akmil 73 sebut SBY Ki Lurah. Kelompok kecil ini panggil SBY : Petruk

12. Grup kecil itu beranggotakan Hery Cahyana, Heru Subagyo, Syamsul Maafif dan SBY. Masing-masing punya julukan lucu.

13. Kalau tidak salah : Hery dijuluki Bagong, Heru Subagyo Si Gareng, Syamsul Maarif Si Tuyul dan SBY Si Petruk, karena tinggi dan langsing

14. Kelompok mereka ini beda dengan kelompok Prabowo yang juga sebenarnya akmil 73. Prabowo anak nakal, exclusife, tak mau berbaur dengan yang lain

15. Maklum saja Prabowo kan "anak dunia". Selalu pindah-pindah negara sewaktu kecil karena Bapaknya Soemitro buronan Regim Soekarno akibat PRRI

16. Apalagi kemudian grup Prabowo sempat bubar karena Prabowo "lari & drop out" dari akmil. Gak betah bagi anak nakal, borjuis dan kutu buku

17. SBY adalah taruna yang paling cerdas di angkatannya. Populer karena ganteng dan selalu juara dalam setiap cabang olah raga militer

18. Karena ganteng, cerdas dan populer, ada seorang remaja putri yang sering curi-curi pandang dan perhatikan sembunyi-sembunyi jika SBY sedang di luar asrama

19. Aksi gadis belia cantik itu akhirnya diketahui sejumlah taruna dan sampai info itu ke anggota grup SBY, Heru Subgyo. Heru sampaikan ke SBY

20. SBY kaget. Karena sebenarnya dia juga sering sembunyi-sembunyi curi pandang ke rumah dinas Gub. Akmil yang dimiliki seorang putri yang sangat cantik

21. Gub Akmil saat itu punya anak 5 yaitu Wijiasih Cahyasasi alias wiwiek, Wrahasti Cendrawasih atau Tuti, Kristiani Herrawati atau Ani

22. Mastuti Rahayu atau Tutik dan Pramono Edhie Wibowo. Kemudian hadir Hartanto Edhie Wibowo alias Antok

23. SBY muda sering melihat Ani di teras rumah dinas Gub. Akmil, tapi gak berani menatap langsung. Sembunyi-sembunyi juga. Takut ketahuan Sarwo Edhie

24. Ketika itu Gub. Akmil Sarwo Edhie Wibowo sangat dihormati oleh para taruna. Legenda atau pahlawan TNI karena reputasinya di RPKAD

25. Sarwo Edhie saat itu juga teladan bagi prajurit TNI. Hidupnya jujur, bersih, anti suap, sangat bersahaja namun berani, tegas dan keras

26. Singkatnya SBY naksir Ani. Sebaliknya Ani juga jatuh cinta pada SBY. Sayangnya cinta tersebut hanya dalam tukar pandang dari jarak jauh 

27. Melihat kegalauan SBY alias Si Petruk, teman-temannya sarankan SBY untuk berani ngapelin Ani ke rumahnya. SBY kaget. Itu hil yang mustahal baginya

28. SBY takut ketahuan Gub. Akmil. Bisa habis dia. Gak terbayangkan jadi apa SBY jika sempat Gub. Akmil tahu anaknya di-apelin taruna ingusan hehe

29. Namun jika cinta ditahan-tahan, dada SBY bisa meledak. Akhirnya grup tersebut sepakat untuk atur strategi agar SBY bisa ngapel ani tanpa ketahuan

30. Caranya adalah dengan tugaskan si Tuyul alias Syamsul Maarif untuk berjaga-jaga di luar. Pantau Sarwo Edhie pulang ke rumah jika SBY sedang ngapelin ani

31. Si Tuyul harus jagain petruk yang kasmaran. Itu hasil kesepakatan grup. Kenapa harus si Tuyul? Pertama karena dia tuyul jadi gak bakal ketahuan

32. Kedua, Si Tuyul ini paling berani dan jago ngeles. Jika ketahuan Provos Taruna Jaga atau Sarwo Edhie pasti dia bisa ngeles hehe

33. Ketiga, Si Tuyul ini jago & Keras suitannya. Kalau sudah kelihatan Gub. Akmil menuju Rumah Dinas, dia pun bersiul kencang ...Suuuuuit !!

34. Bunyi 'suit!' tadi adalah tanda bagi SBY untuk segera akhiri masa apel Ani di rumah. SBY harus segera cabut keluar dari belakang/samping

35. Pernah sekali pas Si Petruk ngapel dan Gub. Pulang. Saat itu Si Tuyul lagi kurang fit, kena flu. Dia bilangin Petruk, tapi ga dipedulikan

36. Kangennya si Petruk sama Ani ga tertahankan. Sudah lama gak ngapelin lepaskan rindu yang membuncah. Dia paksakan Si Tuyul harus mau jagain

37. Nah ketika Gub Pulang ke rumah, si Tuyul pun bersuit, tapi suitnya lemah .."suiiiiiiiit...!" Petruk gak dengar. Gub. sampai rumah dan buka pintu!

38. Mendengar suara pintu depan terbuka, Petruk eh SBY pun kaget setengah mati. Ani juga kaget. Duh Ciloko 18!! Iso dipateni aku !! Teriak SBY

39. Sang Gubernur Akmil yang sangat ditakuti itu masuk rumah, SBY dan Ani panik. Bu Ageng bingung..piye iki ..waduh ..bumi gonjang ganjing!!

bersambung...