Kamis, 16 Mei 2013

Ahmad Fathanah alias Olong, antara Fakta dan Opini


By on 22.10

1. Eng ing eeeng ..kita bahas lagi Ahmad Fathanah (AF) alias Olong. Antara Fakta dan Opini. Ini bahasan yg ketiga. Agar publik lebih mencermati


Ahmad Fathanah
2. Kita bicara FAKTA dulu : 1) AF atau Olong ini pernah divonis 1 thn penjara di Jakarta karena penipuan dan pemalsuan tanda tangan.

3. 2) AF ini pernah ditangkap di Thailand kemudian dideportasi ke Australia karena tuduhan otak penyelundupan manusia 352 orang (irak)

4. 3) atas kejahatannya tersebut, AF hadapi ancaman hukuman 20 thn penjara 4) Faktanya : AF hanya jalani hukuman 2 thn saja. Diampuni Aussie

5. Fakta kelima : AF bukan kader PKS 6) AF bukan alumnus Gontor 7) AF hanya teman dekat LHI eks Presiden PKS

6. Fakta 8) Pengakuan Istri AF bahwa suaminya BUKAN kader PKS ternyata TIDAK diberitakan secara masif oleh media2 nasional

7. Fakta 9) AF memilki "hubungan Khusus" dengan sedikitnya 20 wanita yg mayoritas memilki 1 kesamaan yaitu punya daya perhatian publik

8. Fakta 10) AF dengan rapi "MENCATAT" semua pengeluaran uang / pembelian barang utk "wanita2nya" itu

9. fakta 11). AF selalu menggunakan fasilitas transfer bank utk 20 wanitanya itu sehingga mudah terlacak oleh PPATK

10. Fakta 12) keterangan AF ketika "ditangkap" dlm OTT KPK selalu berubah2. Tdk konsisten. Selalu tonjolkan bahwa dia sedang "indehoy" bersama Maharani

11. Fakta 13) AF ketahuan mencuri BAP para saksi lain saat petugas KPK lengah. Ketahuan CCTV baru besoknya dia kembalikan ke KPK

12. Fakta 14) Maharani mengaku TIDAK lakukan hubungan seks dengan AF dan kaget ketika AF dgn mudahnya beri dia uang 10 juta

13. Fakta 15) wanita2 yg "didekati" AF dan diberi uang, hadiah2 besar adalah yang punya jual berita tinggi. Sebagian artis & penyanyi dangdut

14. Fakta 16) AF selalu menggunakan nama PKS dlm setiap aksinya terrmasuk menghubung2kan perilaku negatifnya dgn PKS

15. Fakta 17) saat AF "ditangkap" dalam OTT KPK, Presiden SBY berada dlm pesawat. Otw ke timur tengah.

16. fakta 18) saat OTT KPK thdp AF, LHI tidak berada di TKP. Tidak terkena OTT. Tapi KPK paksa jemput malam itu juga dan segera tahan LHI

17. Fakta 19) LHI BELUM menerima uang 1 Milyar yang rencananya akan diserahkan AF ke LHI. Masih rencana. AF sdh potong 10 juta utk Maharani

18. Fakta 21) KPK sudah menggunakan UU TPPU terhadap LHI dan wanita2 disekitar AF sedangkan tuduhan pokok yakni suap/korupsinya blm terbukti

19. Fakta 21) KPK lebih prioritaskan pemeriksaan para wanita2 AF dan elit2 PKS, dibandingkan puluhan kasus korupsi yg LEBIH BESAR & URGENT

20. Fakta 22) Jubir KPK Johan Budi selalu memberikan keterangan yg tendesius, pojokan PKS dst, meski fakta2 hukumnya berbeda

21. Fakta 23) ada beberapa media nasional yg secara sistematis muat berita sesat. Selalu kaitkan AF-wanita2-PKS. Tendensius

22. Fakta 24) KPK punya banyak tersangka korupsi2 besar dengan kerugian negara yg sangat besar tapi tidak disentuh2 KPK dengan sejuta alasan

23. Fakta 25) sebelum "prahara PKS" ini, SBY berpidato bahwa partai Demokrat bukan partai terkorup. Dia akan buktikan partai2 lain lebih korup

24. Fakta 26) KPK 2012 sampaikan bahwa utk atasi kekurangan penyidik, mereka akan rekrut 200-300 penyidik pada awal 2013. Tidak "terealisir"

25. Fakta 27) alasan kekurangan penyidik selalu digunakan KPK sebagai alibi jika publik tuntut KPK utk usut kasus2 lain yg macet, 37 KASUS BESAR

26. Fakta 28) KPK kerahkan 22 penyidiknya HANYA untuk ambil 6 Mobil di DPP PKS. Padahal PKS secara resmi sudah persilahkan ambil jika bawa surat sita

27. Fakta 29) KPK membawa 1 SSK Brimob menjemput 6 mobil ke DPP PKS. Mencipatkan opini bahwa PKS "melawan dan mau perang"

28. Jika mau fakta2 lain sbg pelengkap, silahkan kunjungi akun @Mahfudsiddiq @Tifsembiring @FahriHamzah dst... Mereka lebih paham

29. Kami bukan akun PKS. Kami non partisan. Bahkan PKS cukup banyak menjadi sasaran kritik kami terkait korupsi2nya. Kenapa kami bela juga?

30. Kami bela PKS karena SUDAH TERJADI penzaliman terhadap PKS yg tidak lagi berada dalam koridor hukum. Melainkan : PENGHANCURAN PKS !!

31. Silahkan tangkap koruptor2 PKS tapi jangan sampai PKS dihancurkan dengan OPINI2 yg dibentuk secara sistematis, fitnah dan destruktif

32. Lihatlah OPINI yg dibangun oleh sejumlah media yg kami duga dibayar oleh pihak tertentu. Modus dan Patern /Polanya mudah dibaca

33. Penghancuran PKS dilakukan dengan pembentukan LABELING terhadap PKS yg antagonis dengan nilai2 dasar PKS melalui corong AF, oknum KPK dan Media

34. Media2 tertentu masif bentuk Opini PKS adalah : KORUP, HEDONARSIS, SEKS BEBAS, dst utk kontra dgn nilai2 PKS : BERSIH, BERSAHAJA, ISLAMI

34. Hanya orang TIDAK WARAS yg bisa mempercayai semua perilaku "menyimpang" dari seorang ahmad Fathanah itu sbg perbuatan yg wajar

35. AF dgn sengaja mengumpulkan sedikitnya 20 wanita, banjiri mereka dgn uang, perhiasan, mobil dll. SEMUA DICATAT. Umumnya DITRANSFER.

36. Sebadung2nya seorang Suami pasti hindarkan cara transfer ke wanita2 simpanannya. Takut ketahuan istrinya. Tunai. Dicatat? IMPOSSIBLE !

37. AF adalah ex-napi di Indonesia dan Australia. Dia penjahat. Ketika dia berbisnis yg "rawan & risiko" terjerat KPK, pasti dia berhati2

38. Tapi AF malah sebaliknya : Dia SENGAJA menciptakan jejak dan ditabur kemana2. Mudah di-tracing. Dipersembahkannya utk KPK. WHY ? WHY?

39. Dari keterangan saksi2 terbukti jelas, bahwa setiap aksi AF selalu MENGATASNAMAKAN PKS. Tanpa diketahui/disetujui oleh elit PKS. WHY?

40. Jawabannya mudah sekali. AF memang punya misi khusus menghancurkan PKS. Atas perintah siapa? Silahkan baca kultwit kami sebelumnya

41. Penghancuran PKS adalah langkah awal. Setelah PKS, menyusul PPP, PDIP, GERINDRA, PKB, HANURA, PAN. Semua dihancurkan. Golkar? Nanti dulu

42. Golkar lagi mesra2nya dgn PD. SBY lagi pacaran sama ARB. SBY tdk mungkin buka semua front pertempuran. Satu per satu. Sementara Golkar aman

42. Golkar bukan sekedar aman saja (kader2 korupnya belum diperiksa KPK. Yg sdh TERSANGKA, jg dibiarkan dulu) tapi juga dapat banyak konsesi dari SBY

43. Menkeu Agus yang jadi kerikil divestasi Newmont digeser. Agar ARB mulus kuasai divestasi Newmont yang belasan triliun itu

44. BALSEM eh BLSM utk rakyat sebagai kompensasi naiknya BBM diatur SBY dan ARB berdua saja. Partai lain? Silahkan gigit jari hehehe

45. Selama Golkar dapat dijinakkan, maka agenda besar penghancuran partai2 (via KPK dan Media2 pembuat Opini) akan mudah dijalankan

46. Setelah PKS hancur lebur karena Opini (seperti kasus Anas), sebentar lagi giliran PPP dan PKB (daftar calon TSK sdh banyak)

47. Setelah itu menyusul GERINDRA yang akan dihancurkan via Peradilan HAM ad hoc yg akan dibentuk. Prabowo memang tdk akan sampai diadili.

48. Namun, dgn peradilan HAM ad Hoc itu, opini secara masif akan diciptakan : PRABOWO PENJAHAT HAM dan HARUS DIADILI. Citranya akan hancur

49. Demikian seterusnya. 1 per 1 partai akan dihabisi dgn KPK dan Opini. Biaya Ops unlimited. Kecuali jika partai2 itu sujud sembah menyerah

50. Dulu meraih kekuasaan dengan perang dan bunuh2an nyawa. Kini, dengan Opini dan pencitraan sebagai modal di Pemilu dan Pilpres.

51. Sejak KPK sdh dikuasai mutlak Istana (dampak konflik Polri vs KPK dan Sprindik serta saksi palsu BW), menghancurkan partai2 lain mudah

52. Jadi, jika ada partai lain yg tertawa kesenangan karena PKS sedang dlm proses penghancuran, tunggu saja sebentar lagi giliran mereka hehe

53. Cara terjitu menjadikan orang jelek menjadi lebih cantik adalah dengan membuat orang2 lain jauh lebih jelek. Atau "politik timbangan"

54. Sebab itu, dengan kondisi "ceteris paribus" kami selalu katakan bhw pemenang pemilu / pilpres 2014 akan kembali diraih PD / SBY

55. Lihat saja skrg. Baru tahap awal. Rakyat sdh lupa betapa busuknya PD. Bulan depan PD semakin harum krn partai2 lain mulai membusuk

56. Dengan kekuasaan mutlak di KPK dan Polri, SBY efektifkan maksimal daya hancur ke partai2 lain. Nyari TERSANGKA korupsi mah gampang. Bertaburan

57. Daftar panjang politisi/ elit partai calon2 TERSANGKA korupsi sdh ada ditangan SBY. Tinggal dicokok. Mainkan opini, citra partai HANCUR !!

58. Satu2nya penghambat SBY utk sukseskan skenarionya ini hanya WAKTU. SBY/ PD berpacu dgn waktu. Gara2 penghancuran Anas meleset dr target

59. Satu per satu prediksi dan analisa kami terbukti. SBY dan PD bangkit kembali ditengah2 puing2 kehancuran partai2 yg sdh didepan mata

60. Jadi...lupakanlah Fathanah itu, eyang subur itu, raffi ahmad itu. Fokus pd manuver2 KPK yg sdh jadi antek Istana. Sekian dulu. MERDEKA !


Kicauan Politik

Melihat lebih cermat dari sudut pandang berbeda tanpa terbawa arus

2 komentar: