Kamis, 16 Mei 2013

Cerita Dibalik Batalnya Bibit Rianto Menjadi Kapolri (Bag III)


By on 00.13

Eng eng jreeeeeenk....kita lanjutkan ttg BSR yaaa..Polisi Super yg jujur, bersih, cerdas, sederhana...

1. Eng ing eeng.. Kita lanjutkan cerita ttg Polisi Teladan Bibit Samad Rianto yaaa .. @MabesPolri @poldametrojaya @dipoalam49 @boyrafliamar


2. Mulai dgn kisah lucu saat Bibit Samad Rianto (BSR) jadi Rektor Unbhara. Seorang seniornya, mantan jenderal polisi, telpon BSR, minta tolong

Cerita Dibalik Batalnya Bibit Rianto Menjadi Kapolri (Bag III)
3. Jend Purn. itu minta agar anaknya diluluskan dalam ujian akhir. "Mohon bantu ya Mas Bibit, anak saya itu bodoh. Kalau gak dibantu ya ga lulus"

4. "Duh, maaf Pak, saya gak bisa bantu. Itu sepenuhnya wewenang tim penguji" jawab Bibit. Jend itu kesal "ya sudah. Saya telepon tim penguji saja"

5. Ketika ujian berlangsung, ternyata BSR ganti tim penguji dan dia ikut sebagai salah satu tim penguji. Si anak kaget. Lapor ke Bapaknya hehe

6. Si anak jenderal purn. itu tetap diuji oleh tim yang BSR ada di dalamnya. Selesai menguji, si jenderal tersebut telepon lagi ke BSR

7. "Lho Mas. Kok kamu malah ganti tim penguji. Maksudmu iku opo? Lalu BSR jawab : "Pak, untuk lulus ujian itu hanya 1 caranya : belajar !"

8. " ...Ga bisa lulus dengan cara telpon tim penguji. Kita ini kan Korps Bhayangkara. Harus jujur dimulai dari dasar ya itu kayak pendidikan ini"

9. "Jika utk lulus ujian saja kita sudah tidak jujur, bagaimana kita bisa melayani masyarakat. Tapi, Bapak tenang saja ..anak Bapak tadi lulus kok"

10. "anak Bapak lulus bukan karena kami luluskan, tapi memang pantas lulus meski nilainya kurang memuaskan. Begitu lho Pak" ujar BSR

11. Kisah unik lagi saat BSR jadi wakil ketua KPK. Waktu itu mantan Kapolri Rusdihardjo sedang diusut KPK karena korupsi Dana TKI di Malaysia

12. Rusdihardjo adalah dubes RI untuk Malaysia. Di Kedubes & Konjen RI di Malayasia terjadi pungutan pada TKI dengan tarif ganda. Dubes terlibat

13. Saksi-saksi dan bukti-bukti menunjukan Dubes Rusdihardjo terima uang haram jutaan ringgit (milyaran Rp). KPK tangkap beberapa anak buahnya yang terlibat

14. Melalui seorang temannya, Rusdihardjo minta tolong kepada BSR yang dulu pernah dia khianati demi raih jabatan Kapolri. Dia minta diamankan

15. Apa jawab BSR ketika sahabat karibnya sampaikan permohonan agar Rusdihardjo dibela, diamankan? "Mas, aku gak bisa bantu. Mohon maaf"

16. "Tapi, mas Bibit kan mudah saja kalau mau bantu. Mas cukup tidak setuju, maka beliau tidak jadi tersangka. KPK kan kolegial" balas temannya itu

17. BSR jawab lagi "Kalau saya tidak setuju, itu artinya saya melawan Tuhan". "Lho, kok gitu Mas?" tukas temannya.

18. "Bener mas. Masalah Pak Rusdihardjo itu karena Tuhan. Sejak dia khianati saya dulu, saya tiap hari wirid minta ke Gusti Allah berlaku adil"

19. "Nah, masak ketika Gusti Allah turunkan keadilannya, saya mau intervensi? Ora wani aku," katanya ...teman BSR pun jadi malu hati.

20. Meski pun begtu, saat voting tentukan status Rusdihardjo sebagai tersangka atau tidak, BSR tanpa diketahui temannya ambil sikap abstain.

21. Jika BSR saat itu menolak, maka Rusdihardjo tidak akan pernah jadi tersangka dan korupsinya tidak pernah diadili. Dia dihukum bersalah & dipenjara

22. Jadi meskipun saat itu ada pimpinan KPK unsur Polri, tetap saja oknum-oknum polisi yang korup diseret ke penjara oleh KPK. BSR tidak khianati amanah

23. Saat jadi Waka KPK adalah masa-masa BSR dan keluarga bisa hidup lebih layak. Dia tdk mesti pergi ke Pasar Tebet atau Istiqlal untuk beli jas bekas

24. Salah satu temannya yang kaya raya yaitu Willy Junaedi sampai bosen nawari bantuan uang ke BSR. Dia gak pernah mau. Dia tolak secara halus

25. Willy ini juga teman dekat banget dengan SBY. Pernah sekali waktu saat SBY Danrem di Jogya, Willy tawarkan kasih mobil mewah ke SBY

26. SBY tertawa saat itu. Dia ajak Willy ke garasi mobilnya. "Mas Willy, coba kamu lihat mobil saya. Ada 3. Ga mewah dan mobil dinas.

27. "...kalau kamu kasih saya mobil satu lagi. Apa kata orang tentang SBY. Mobil mewah lagi. Sudahlah. Saya cukup begini" kata SBY

28. BSR dan SBY dihubungkan secara tidak langsung melalui hubungan pertemanan mereka dgn Willy. Keduanya sahabat karib Willy

29. Mau tahu siapa Willy Junaedi? Tanya saja sama Mas @Edhie_Baskoro .. Mas Ibas suka minta uang jajan sama Willy jika main ke rumah hehehe

30. Ketika Besan SBY Aulia Pohan dituduh korupsi BI, Willy minta tolong sama BSR. "Mas, bantuin dong..Aulia kan besan SBY. Dia gak korupsi."

31. "Pak Aulia itu tidak terima sepeser pun uang dari BI. Dia hanya buat keputusan bahwa pejabat-pejabat BI yang terkena masalah hukum, wajib dibela BI"

32. "Masak pejabat yang buat kebijakan dihukum korupsi? Wong bukan koruptor kok. Bantu dong Mas. Aulia Pohan gak salah. Ada muatan politiknya"

33. Dengan kalem BSR jawab : "Mas, saya ini adalah pimpinan KPK. Sumpah dan tanggungjawab saya adalah jalankan UU. Menurut UU Pak Aulia Pohan itu bersalah."

34. "Saya tahu persis faktanya. Pak Aulia memang tidak terima aliran uang sepeserpun dari anggaran biaya bantuan hukum BI yang dia putuskan."

35. "Tetapi, pihak lain telah diuntungkan dengan keputusan Pak Aulia. Dana bantuan hukum itu dikorupsi staf-stafnya. Dia sudah untungkan orang lain"

36."Pimpinan KPK yang lain sudah sepakat untuk tetapkan Pak Aulia jadi tersangka. Saya mungkin abstain karena ketetapan itu kurang tepat. Saya gak bisa tolak."

37."Meski menurut saya keputusan para pimpinan KPK yang lain kurang adil, tapi mereka dan saya harus jalankan ketentuan UU," kata BSR pada Willy.

38. "Seharusnya, DPR dan Pemerintah segera merevisi pasal-pasal dalam UU agar bisa lebih adil dan tegas dalam mendefinisikan perbuatan korupsi."

39. Kita sdh sama-sama ketahui, akhirnya besan SBY, Aulia Pohan, pun dihukum penjara dgn tuduhan korupsi. Diduga ada manuver Antasari & Chandra

40. Bagaimana dengan kasus Bibit dan Chandra yang terkenal dengan nama "Cicak vs Buaya" itu? Kasus yang hampir saja menyeret Bibit dan Chandra ke penjara?

41. Saat kasus Cicak vs Buaya terjadi, sebenarnya ending-nya bisa berbeda jika Bareskrim hanya tetapkan Chandra Hamzah sendiri jadi tersangka.

42. Kesalahan fatal polisi saat itu adalah: ikut melibatkan atau menyeret BSR jadi tersangka. Akibatnya, publik dan internal polri pun bergolak

43. Chandra Hamzah jelas terindikasi abused of power. Jejak suap dan KKN-nya juga banyak. Termasuk pertemuan-pertemuan dgn Nazarudin cs. BSR? Berbeda

44. M Jasin, pimpinan KPK yg lain, malah jelas terkait suap saat itu, ketimbang BSR. Meski Jasin tidak sadar bahwa dia sudah disuap saat istrinya wafat.

45. BSR ditetapkan sebagai tersangka oleh Polisi hanya karena anaknya yang "agak kurang normal cara berfikirnya" diberi uang 250 juta oleh "temannya"

46. Gara-gara uang yang diterima anaknya itu, meski BSR tidak tahu infonya, polisi tetapkan BSR jadi tersangka. Uang itu sendiri lalu disuruh kembalikan

47. Akhirnya, dgn desakan publik, kasus "Bican" itu kemudian di-deponir--Dikesampingkan. BSR dipulihkan nama baiknya.

48. Bgmn BSR selanjutnya ? Nanti ya...ada info masuk bahwa ada konpress di Global TV ttg @Triomacan2000. Mau nonton dulu. Sekian. MERDEKA!


Kicauan Politik

Melihat lebih cermat dari sudut pandang berbeda tanpa terbawa arus

2 komentar: